Pages

Tampilkan postingan dengan label Teman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teman. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Agustus 2013

Sahabat..

Hay para pembaca.. apa kabar? 
Kali ini saya mau berbagi tentang Arti Persahabatan yang sebenarnya
Apa itu sahabat?

Di Bandung

Sahabat adalah segalanya..
Sahabat yang sebenarnya adalah seseorang yang selalu ikut merasakan seperti ketika mendapat kesulitan, kesedihan, masalah yang kita tidak bisa hadapi dan rasakan sendiri..
Sahabat juga adalah teman yang benar-benar dekat sampai tahu hal-hal kecil tentang kita.



Persahabatan yang sejati akan membawa kepada kerinduan yang abadi.
Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, "Aku lupa"
Sahabat sejati akan tetap setia menunggu ketika kamu berkata, "Tunggu sebentar"
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu ketika kamu berkata, "Tinggalkan aku sendiri".
Di Bandung

Sahabat yang baik itu adalah sahabat yang mengenal kita dengan baik dan bisa diajak berinteraksi dari hati ke hati.
Sahabat juga bukan hanya teman berkeluh kesah namun juga bisa memberi nasehat serta jalan keluar.

Tahun Baru 2012

Tahun Baru 2012

Memiliki sahabat sejati merupakan satu anugerah yang tidak ternilai kerana sahabat boleh mewarnai dan mempengaruhi kehidupan kita, baik dari sudut kebendaan, kecenderungan mahupun tingkah laku. Sama ada kita akan terikut-ikut dengan kecenderungannya, ataupun sebaliknya, dia akan terpengaruh dengan kita.

Secara umumnya, kita melihat orang yang baik akan bersahabat dengan orang yang baik dan begitu juga sebaliknya.

Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud :
“Perumpamaan orang yang bersaudara adalah seperti dua tangan, yang satu membersihkan yang lainnya.” (Riwayat al-Dailamai)

Rasulullah s.a.w. bersabda, maksudnya :
“Bersahabat dengan orang yang soleh dan dengan orang yang jahat seperti berkawan dengan pengedar minyak wangi dan tukang besi (yang menghembus bara api). Pengedar minyak wangi, sama ada ia memberi anda sebahagian ataupun anda membeli bau-bauan daripadanya, ataupun sekurang-kurangnya anda mendapat juga bau daripadanya. Manakala tukang besi pula sama ada ia menyebabkan baju anda terbakar, ataupun anda mendapat bau yang kurang enak.” (Riwayat Abu Daud)
Oleh sebab itu, kita harus berhati-hati untuk menjadikan seseorang itu sebagai kawan, teman ataupun sahabat. Sahabat semestinya memiliki sifat-sifat yang terpuji untuk kita ikuti dan contohi. Sahabat boleh membahagiakan kita untuk menempuh kehidupan di dunia ini dan juga membantu kita di akhirat kelak.

Sifat Sahabat yang Mulia
1. Memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik.
Seseorang yang disenangi, mempunyai akal yang baik, berbudi pekerti dan mematuhi perintah Allah. Sering juga mengajak kita melakukan kebaikan untuk diri dan masyarakat. Berbicara dengan penuh kelembutan dan kesopanan.
2. Menutup keburukan dan kekurangan sahabat, baik semasa sahabat ada ataupun tiada.
Tidak menderitakan keaiban orang lain kepada sahabatnya dan jika dia melihat sesuatu yang tidak baik tentang diri kita, dia akan menjaga aib tersebut.
Daripada Ibnu Abbas, Rasulullah s.a.w. telah bersabda yang bermaksud :
“Sesiapa menutup keburukan saudaranya, maka Allah akan menutup keburukannya di akhirat.” (Riwayat Ibn Majah)
3. Memperbesarkan kebaikan yang dilakukan oleh sahabatnya.
Sering menanyakan tentang kesusahan yang kita hadapi kerana ingin berkongsi kesusahan, kesedihan dan kesenangan bersama. Menjadi penghibur waktu kita sedih dan pelindung jika kita memerlukan. Sanggup mengorbankan masa, harta dan tenaga untuk memenuhi hajat sahabatnya.
4. Menyebut kebaikan.
Jika dia mendapat sesuatu kebaikan daripada kita, dia akan menghargai dan menyebut-nyebut kebaikan itu. Tidak pula dia berkecil hati jika kita tidak mampu membantunya.
 5. Mudah mengalah.
Jika berlaku salah faham, nescaya dia lebih senang mengalah untuk menjaga hubungan. Mengorbankan perasaan sendiri demi menjaga hati sahabatnya.
6. Mendorong kita mencapai kejayaan di dunia dan akhirat.
Saling nasihat-menasihati berkenaan hal-hal dunia dan akhirat.
Bersedia untuk menerima nasihat dan menasihati.

Sifat Sahabat yang Perlu Dijauhi
1. Mementingkan diri sendiri.
Dia terlalu banyak meminta dan sedikit memberi. Mementingkan diri sendiri yang kedekut dalam setiap perkara. Keutamaannya ialah nafsu diri sendiri kerana tamak kepada kemewahan dan harta dunia.
2. Pengampu.
Setiap perkara yang kita lakukan dia akan bersetuju, tida kira sama ada perkara itu betul ataupun salah. Apabila di hadapan, dia memuji kita namun di belakang kita, dia merendahkan dan mungkin mengkhianati kita.
3. Pemboros dan suka hiburan.
Apabila seronoknya datang, dia menjadi kawan yang setia. Dia senang menjadi sahabat jika kita suka berhibur, berkeliaran dan “melepak” pada bila-bila masa, serta suka ke tempat-tempat hiburan dan meminati hiburan yang melalaikan.
4. Membuatkan kita semakin jauh daripada Allah.
Seorang yang sesat dan menyesatkan orang lain serta mendekati jalan-jalan kemungkaran.
Hidupnya penuh dengan ranjau dan onak yang membawa kepada kekufuran.
5. Suka berbantah-bantah.
Jenis orang yang suka bertikam lidah dan ia merasakan satu kemenangan dalam berhujah dan langsung tidak mahu mengalah untuk menerima pandangan orang lain.
Berhati-hatilah memilih sahabat kerana ia menjadi cermin keperibadian kita. Berkawanlah kerana Allah untuk mencari reda-Nya.Hayatilah Firman Allah ini :
“Pada hari itu (hari akhirat), sahabat-sahabat karib; sebahagian mereka akan menjadi musuh kepada sebahagiaan yang lain, kecuali orang yang bertaqwa.” (Surah al-Zukhruf : 67)

Kamis, 01 Agustus 2013

Akan selalu abadi...

Canda tawa, keceriaan, kebahagiaan, dan waktu yang telah kita lewati bersama akan selalu saya ingat. Hampir setiap hari kita bertemu, bercanda, kumpul bersama itu semata-mata hanya kita mementingkan kebersamaan dibanding apapun.


Seiring berjalan nya waktu, Kitapun memiliki kesibukan masing-masing. Sibuk dengan saling menuntut ilmu, mengejar cita-cinta dan angan yang ingin kita capai...

Teman..
Janganlah kita melupakan satu sama lain
Janganlah kita sombong dengan apa yang akan kita dapatkan nanti.

INGAT...
Dulu kita bersama selalu
berbagi satu sama lain
bercerita dan mencurahkan semua yang terjadi

Insya Allah... Pertemanan kita ini akan selalu abadi
hingga kita sukses dan meraih semua cita-cita kita
hingga kita menemukan pasangan hidup masing-masing
hingga kita mempunyai anak masing-masing
hingga kita menjadi nenek atau kakek nanti
dan hingga kita semua kembali ke pada-Nya.
Kembali kepada ALLAH SWT. aamiin..

TEMAN...


Terima kasih teman telah lama berada di sisiku 
melalui beberapa kali hal yang sulit dalam hidup.

Kumpul di Basecamp


Terima kasih teman telah memaafkan kesalahanku, 
atas segala penilaian yang menyimpang, dan karena membiarkan keanehanku.
Gaya...


Terima kasih teman telah membiarkan aku curhat, 


dan cukup mempercayaiku untuk tetap menceritakan semua hal meskipun itu mengganggu-mu.
Bukber 2013



Terima kasih teman telah memberikan waktumu untuk-ku, 
bahkan ketika kamu sedang sibuk.


Terima kasih teman telah bersikap jujur ​​denganku 
ketika aku benar-benar membutuhkanmu.


Terima kasih teman telah bertanya apa yang ingin aku lakukan, 
dan benar-benar ingin mendengar jawabannya.

Terima kasih teman atas segala kehangatan, senyuman, lelucon dan kenangan yang telah kau berikan.


Terima kasih telah memberi sukacita warna dalam hidupku...

Terima kasih telah tertawa dan menangis bersamaku...





Tahun baru 2013
Kamu adalah seseorang yang bisa aku lihat setiap hari,.

Seiring bertambahnya usia, tanpa sosialisasi yang konstan dan banyak waktu luang, kamu adalah sesuatu yang bisa membantu keluar dari ukiran kesulitan dan kesibukan.., Sekarang kamu membuat aku mengerti, bahwa Teman adalah orang-orang yang benar-benar sama seperti kita, yang membuat kita merasa seperti kita tidak sendirian di dunia ini, dan yang tinggal bersama kami melalui kebersamaan.

Aku berhutang kepadamu begitu banyak, aku berhutang ucapan terimakasih yang begitu dalam. Aku berhutang 1 cangkir kopi yang tak bisa cukup untuk aku kembalikan.


Terima kasih teman tetap mau mengerti betapa aku disini benar-benar tidak pernah bisa menulis lama untuk mengungkapkan betapa berartinya kamu untuk-ku. Terima kasih.. Terima kasih.. Terima kasih,